“Barangsiapa yg bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yg tiada disangka-sangkanya.”
Hal yg paling penting dalam perhatian sebagian besar manusia adalah masalah rezeki.
Rezeki bukan ditentukan oleh manusia, tapi ada yang Maha Pengatur, namun setiap orang berbeda - beda takarannya. Tapi tahukah bahwa kunci agar selalu dibukakan pintu rezekinya sebenarnya bukan hanya terletak pada kerja keras semata, tetapi harus didahului oleh Istigfar dan Taubat . Dalil-dalil dari Al-Qur’an dan sunnah yang
menjelaskan hakikat istighfar dan taubah yang menjadi sebab dibukanya
pintu-pintu rezeki. Seperti firman Allah SWT dalam surah Nuh ayat 10-12,
surah Hud ayat 3 dan 52. Dalil dari sunnah seperti hadis yang
diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas RA “Barang siapa memperbanyak
Istighfar maka Allah akan menjadikan setiap kesulitan jalan keluar dan
setiap kesempitan akan mengantikan dengan keluasan, serta memberikan
rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangkakan” (HR Imam Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, Nisa’i, dan Hakim).
Rezeki dan kerja
merupakan dua hal yang berbeda. Menggantungkan rezeki semata-mata pada
pekerjaan yang kita lakukan adalah kesalahan, sebagai mana Muhammad
Mutawalli Asy-Sya’rawi telah memperingatkan dalam bukunya “Rezeki” (Gema
Insani Press, 1995) Allah maha luas rezeki-Nya. Mengantungkan rezeki
semata-mata pada pekerjaan yang kita lakukan sama dengan mempersempit
pintu rezeki, padahal Allah membukanya lebar-lebar untuk kita. Akan
tetapi mengharapkan rezeki dari Allah tanpa mau memeras keringat dengan
kerja yang meletihkan, sama halnya dengan mengangap sepi nasihat Nabi
Saw. “sesungguhnya, bekerja mencari rezeki yang halal itu merupakan kewajiban setelah ibadah-ibadah fardu” (HR At-tabrabi dan Baihaqi).
Allah Yang Maha Pemberi rezeki dan memiliki kekuatan akan memudahkannya
mencapai jalan-jalan utk mendapatkan rezeki dari tiap arah serta akan
dibukakan untuknya keberkahan dari langit dan bumi. Di antara sebab
terpenting diturunkannya rezeki adalah istighfar dan taubat kepada Allah
Yang Maha Pengampun dan Maha Menutupi aib hamba-hambanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar